GUYS ... jangan lupa FOLLOW blog Gue !!

Petualangan Gua Pindul Wisata Khas Yogyakarta

Alamat: Karangmojo, Gunung Kidul,
Yogyakarta, Indonesia
Koordinat GPS: S7°55'50.4"
E110°38'58"

Rasakan sensasi pelusuran sungai di
dalam gua menggunakan ban
pelampung. Sambil menyusuri
gelapnya lorong gua yang
berhiaskan stalaktit dan stalagmit
yang indah, Anda juga akan
disodori dengan legenda
pengembaraan Joko Singlulung
mencari ayahnya.

CAVE TUBING GUA PINDUL
Petualangan Mengarungi Sungai
Bawah Tanah yang Sarat Kisah

Menyusuri sungai menggunakan
perahu karet merupakan hal yang
biasa, namun jika sungai itu
mengalir di dalam gua tentu saja
akan menjadi petualangan yang
mengasyikkan sekaligus
menegangkan. Gua Pindul, salah
satu gua yang merupakan rangkaian
dari 7 gua dengan aliran sungai
bawah tanah yang ada di Desa
Bejiharjo, Karangmojo,
menawarkan sensasi petualangan
tersebut. Selama kurang lebih 45 -
60 menit wisatawan akan diajak
menyusuri sungai di gelapnya perut
bumi sepanjang 300 m
menggunakan ban pelampung.
Petualangan yang memadukan
aktivitas body rafting dan caving
ini dikenal dengan istilah cave
tubing.

Tidak diperlukan persiapan khusus
untuk melakukan cave tubing di
Gua Pindul. Peralatan yang
dibutuhkan hanyalah ban
pelampung, life vest, serta head
lamp yang semuanya sudah
disediakan oleh pengelola. Aliran
sungai yang sangat tenang
menjadikan aktivitas ini aman
dilakukan oleh siapapun, mulai dari
anak-anak hingga orang dewasa.
Waktu terbaik untuk cave tubing di
Gua Pindul adalah pagi hari sekitar
pukul 09.00 atau 10.00 WIB. Selain
karena airnya tidak terlalu dingin,
jika cuaca sedang cerah pada jam-
jam tersebut akan muncul cahaya
surga yang berasal dari sinar
matahari yang menerobos masuk
melewati celah besar di atap gua.

Sambil merasakan dinginnya air
sungai yang membelai tubuh di
tengah gua yang minim
pencahayaan, seorang pemandu
bercerita tentang asal-usul
penamaan Gua Pindul. Menurut
legenda yang dipercayai masyarakat
dan dikisahkan turun temurun,
nama Gua Pindul dan gua-gua lain
yang ada di Bejiharjo tak bisa
dipisahkan dari cerita
pengembaraan Joko Singlulung
mencari ayahnya. Setelah
menjelajahi hutan lebat, gunung,
dan sungai, Joko Singlulung pun
memasuki gua-gua yang ada di
Bejiharjo. Saat masuk ke salah satu
gua mendadak Joko Singlulung
terbentur batu, sehingga gua
tersebut dinamakan Gua Pindul
yang berasal dari kata pipi
gebendul.

Selain menceritakan tentang
legenda Gua Pindul, pemandu pun
akan menjelaskan ornamen yang
ditemui di sepanjang pengarungan.
Di gua ini terdapat beberapa
ornamen cantik seperti batu kristal,
moonmilk, serta stalaktit dan
stalagmit yang indah. Sebuah pilar
raksasa yang terbentuk dari proses
pertemuan stalaktit dan stalagmit
yang usianya mencapai ribuan
tahun menghadang di depan. Di
beberapa bagian atap gua juga
terdapat lukisan alami yang
diciptakan oleh kelelawar penghuni
gua. Di tengah gua terdapat satu
tempat yang menyerupai kolam
besar dan biasanya dijadikan
tempat beristirahat sejenak
sehingga wisatawan dapat berenang
atau terjun dari ketinggian. Tatkala
YogYES masih menikmati indahnya
ornamen gua di sela bunyi kepak
kelelawar dan kecipak air,
mendadak pengarungan sudah
sampai di mulut keluar gua.
Bendungan Banyumoto yang
dibangun sejak jaman Belanda
dengan latar belakang perbukitan
karst pun menyambut.

Tarif: Rp. 25.000 (minimal 5 orang)

Fasilitas: Perlengkapan cave tubing,
pemandu, kudapan setelah
pengarungan.

Jam Buka: Senin - Minggu (pk 08.00
- 16.00 WIB)

Keterangan: Cave Tubing Gua
Pindul sepenuhnya dikelola oleh
Karang Taruna Dusun Gelaran I.
Bagi yang hendak melakukan cave
tubing disarankan untuk reservasi
beberapa hari sebelumnya dengan
menghubungi Haris (+62 085 959
656 561).

Sumber

http://www.yogyes.com/id/yogyakarta-tourism-object/sport-and-adventure/cave-tubing-pindul/



follow my blog. Diberdayakan oleh Blogger.

Label

JAM

Pengikut

Today

Mengenai Saya

Yanuar adhi prakosa XI IPS 3 (27)

Daftar Blog Saya

yahoo